Ketum GWI Anjangsana ke Polres Cilegon, Sinergi Polisi-Pers Jangan Berhenti di Meja Silaturahmi

Admin RedMOL
0

CILEGON, Banten — Binjai.REDMOL.ID — Sinergi antara polisi, pers, dan masyarakat kembali menjadi perhatian ketika Ketua Umum Gabungnya Wartawan Indonesia (GWI) melakukan anjangsana ke Polres Cilegon, Banten, Rabu (7/10/2026).

Pertemuan tersebut bukan sekadar agenda silaturahmi. Di tengah tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik yang cepat, transparan, dan mudah diakses, komunikasi antara kepolisian dan insan pers menjadi salah satu ruang penting untuk memastikan informasi publik tidak tersumbat.

Ketua Umum GWI disambut jajaran Polres Cilegon dalam suasana akrab dan terbuka. Pertemuan itu menjadi ruang bertukar pandangan mengenai komunikasi publik, keterbukaan informasi, pelayanan kepolisian, hingga pentingnya membangun kedekatan institusi dengan masyarakat.

Namun, pesan penting dari pertemuan tersebut cukup jelas: sinergi tidak boleh berhenti sebatas pertemuan seremonial.

Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” harus diterjemahkan dalam bentuk pelayanan yang benar-benar dapat dirasakan warga. Masyarakat yang memiliki laporan, keluhan, maupun persoalan hukum membutuhkan saluran komunikasi yang jelas, responsif, dan tidak berbelit.

Keterbukaan komunikasi juga menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik. Ketika informasi mudah diperoleh dan masyarakat memiliki ruang menyampaikan persoalan, potensi kesalahpahaman antara aparat dan warga dapat ditekan.

Di sinilah pers memiliki posisi strategis.

Pers bukan sekadar penyampai rilis institusi, tetapi juga memiliki fungsi kontrol sosial. Karena itu, hubungan baik antara kepolisian dan wartawan idealnya dibangun di atas keterbukaan, independensi, serta kepentingan masyarakat.

Polisi membutuhkan pers untuk menyampaikan informasi secara luas. Pers membutuhkan keterbukaan polisi untuk menjalankan fungsi jurnalistik secara profesional. Sementara masyarakat membutuhkan keduanya agar memperoleh informasi yang akurat dan berimbang.



Anjangsana Ketum GWI ke Polres Cilegon menjadi momentum untuk memperkuat tiga unsur tersebut.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan itu diharapkan tidak berhenti sebagai dokumentasi kegiatan atau seremoni silaturahmi. Lebih jauh, komunikasi yang telah dibangun diharapkan mampu membuka ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan memperoleh informasi mengenai pelayanan kepolisian.

Ketua Umum GWI menegaskan bahwa sinergi harus dibangun melalui komunikasi yang konsisten dan keterbukaan.

“Sinergi tidak hanya dibangun melalui pertemuan, tetapi melalui komunikasi yang konsisten, keterbukaan, dan kemauan untuk bersama-sama memberikan manfaat bagi masyarakat,” demikian semangat yang mengemuka dalam pertemuan tersebut.

Bagi GWI, hubungan antara pers dan kepolisian idealnya bukan hubungan saling menutup diri, melainkan hubungan profesional yang tetap memberikan ruang bagi kritik, klarifikasi, dan penyampaian informasi kepada publik.

Sebab, ketika komunikasi terbuka, kritik tidak harus dipandang sebagai ancaman. Sebaliknya, kritik dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki pelayanan.

Anjangsana tersebut pun diharapkan menjadi langkah awal memperkuat komunikasi antara Polres Cilegon, insan pers, dan masyarakat.

Ujian sesungguhnya bukan seberapa sering polisi dan pers duduk bersama, melainkan seberapa jauh komunikasi tersebut menghasilkan pelayanan publik yang terbuka, responsif, dan benar-benar dirasakan masyarakat.

(Tim Cilegon)

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)

#buttons=(Lanjutkan, Go it!) #days=(20)

Terima Kasi sudah berkunjung ke Mata Camera ID, Info Lewat WhatSapp Hubungi Sekarang
Ok, Go it!