Ketua GWI Sumut: Kasat Narkoba Polres Binjai Sahabat Insan Pers Kota Binjai

Admin RedMOL
0

Binjai.REDMOL.ID | Binjai — Ketua Gabungnya Wartawan Indonesia (GWI) Provinsi Sumatera Utara, Zulkarnain Idrus, angkat bicara terkait tudingan terhadap Kasat Narkoba Polres Binjai, AKP Ismail Pane, yang disebut melakukan tindakan diskriminatif hingga tebang pilih terhadap sejumlah oknum wartawan.

Menurut Zulkarnain Idrus, tuduhan yang dilontarkan melalui pemberitaan tersebut dinilai tidak mewakili suara insan pers Kota Binjai, terlebih pihak yang menggiring opini negatif itu disebut bukan bagian dari kelompok kerja (Pokja) wartawan Polres Binjai.

“Perlu saya tegaskan, rekan-rekan yang tergabung dalam Pewarta Polres Binjai semuanya memiliki kartu identitas resmi Pewarta Polres Binjai. Jadi jangan sampai ada pihak luar yang mengaku-ngaku lalu membuat kegaduhan,” tegas Zulkarnain Idrus saat ditemui di Jalan Cut Nyak Dien, Kota Binjai, Sumatera Utara.

Zulkarnain menilai narasi yang menyerang Kasat Narkoba Polres Binjai AKP Ismail Pane lebih mengarah pada luapan kekecewaan pribadi daripada kritik yang objektif dan profesional sebagai mitra kontrol sosial.

“Kalau saya melihat, ini bukan kritik membangun. Ini lebih kepada sentimen pribadi yang dibungkus opini pemberitaan. Sangat disayangkan jika profesi wartawan dipakai untuk menyerang personal,” ujarnya.

Ia juga menegaskan selama ini jajaran Polres Binjai dikenal cukup terbuka dan menjalin hubungan baik dengan insan pers tanpa membeda-bedakan media maupun wartawan yang menjalankan tugas jurnalistik secara profesional.

“Selama ini hubungan Polres Binjai dengan wartawan baik-baik saja, komunikatif, koperatif, dan tidak pernah tebang pilih. Jadi jangan digiring seolah-olah ada diskriminasi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Zulkarnain Idrus mengingatkan agar persoalan komunikasi tidak langsung dibawa ke ruang publik melalui pemberitaan yang berpotensi memecah hubungan kemitraan antara pers dan kepolisian.

“Hal seperti ini seharusnya bisa diselesaikan lewat komunikasi yang baik. Jangan sedikit-sedikit dipublikasikan dengan narasi tendensius. Yang rugi nantinya juga insan pers sendiri karena hubungan komunikasi bisa menjadi tidak harmonis,” katanya.

Ia berharap seluruh insan pers di Kota Binjai tetap menjaga etika jurnalistik serta mengedepankan profesionalisme dalam menjalankan fungsi kontrol sosial tanpa menciptakan opini yang dapat memperkeruh suasana.

“Hubungan yang sudah dibangun baik selama ini jangan sampai dirusak oleh oknum yang hanya ingin mencari sensasi atau menjatuhkan pihak tertentu,” tutup Zulkarnain Idrus.

Reporter: Mhd. Dzaki Zuris

Redaksi : Binjai.REDMOL.ID

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)

#buttons=(Lanjutkan, Go it!) #days=(20)

Terima Kasi sudah berkunjung ke Mata Camera ID, Info Lewat WhatSapp Hubungi Sekarang
Ok, Go it!