
Binjai.REDMOL.ID | Binjai — Pemerintah Kota Binjai menggelar Rapat Paripurna DPRD Kota Binjai dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Binjai ke-154 Tahun 2026 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Binjai, Minggu (17/5). Mengusung tema “Melangkah Maju Mewujudkan Harapan Menuju Binjai Sejahtera”, momentum ini menjadi ajang refleksi perjalanan panjang Kota Binjai sekaligus sorotan terhadap berbagai pekerjaan rumah yang hingga kini masih membayangi wajah kota.

Dalam sambutannya, Wali Kota Binjai Amir Hamzah menyampaikan bahwa Kota Binjai telah melalui berbagai dinamika sejak masih berupa kampung kecil di tepian Sungai Bingai hingga berkembang menjadi kota dengan lima kecamatan dan tiga puluh tujuh kelurahan.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Binjai, saya mengucapkan Selamat Hari Jadi Kota Binjai ke-154 kepada seluruh masyarakat Kota Binjai. Peringatan hari jadi ini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum penting untuk merefleksikan perjalanan panjang sejarah pembangunan kota yang kita cintai bersama,” ujarnya.

Namun di balik pidato penuh optimisme tersebut, masyarakat masih menyoroti berbagai persoalan klasik yang belum sepenuhnya teratasi. Mulai dari banjir saat hujan deras, drainase yang dinilai amburadul di sejumlah titik, hingga penataan kota yang dinilai belum maksimal menjadi catatan yang terus menghantui perjalanan Kota Binjai menuju kota modern dan sejahtera.
Wali Kota juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan, meningkatkan kedisiplinan, serta memperkuat semangat gotong royong dalam membangun daerah. Ia menegaskan bahwa dengan kreativitas dan kekompakan, Binjai diyakini mampu menjadi kota yang kompetitif dan bermartabat di tingkat regional maupun nasional.

Sorotan tajam juga datang dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sumut Basarin Yunus Tanjung, ditegaskan bahwa Hari Jadi Kota Binjai ke-154 harus menjadi momentum evaluasi total terhadap arah pembangunan kota.
Menurutnya, Kota Binjai sebagai daerah penyangga memiliki potensi besar, namun membutuhkan pembenahan serius terutama dalam pengendalian banjir melalui normalisasi sungai, pembenahan drainase, hingga penataan ruang kota yang lebih tertib dan nyaman.
Pernyataan tersebut seolah menjadi sinyal bahwa pembangunan Kota Binjai tidak cukup hanya dibungkus seremoni dan slogan. Publik kini menanti langkah konkret dan terukur agar persoalan yang bertahun-tahun dikeluhkan masyarakat tidak terus berulang tanpa penyelesaian nyata.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga menegaskan komitmennya mendukung pembangunan Kota Binjai melalui semangat “Sumut Berkah”, termasuk penguatan konektivitas wilayah, peningkatan pelayanan publik, pengembangan ekonomi daerah, serta pembangunan infrastruktur strategis.
Usai rapat paripurna, kegiatan dilanjutkan dengan resepsi Hari Jadi Kota Binjai di Pendopo Umar Baki serta penyerahan bantuan sosial jaminan kematian dan beasiswa pendidikan kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya turut membacakan sambutan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution yang menegaskan dukungan penuh terhadap pembangunan Kota Binjai agar terus melangkah maju menuju kesejahteraan masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Binjai Hasanul Jihadi, unsur Forkopimda, pimpinan DPRD Kota Binjai, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan OPD, serta berbagai elemen masyarakat dan insan pers.
Reporter: Zulkarnain Idrus
