Dibakar Berulang, Bandar Tetap Berkeliaran — GSN Polres Binjai Diduga Hanya “Bersih-Bersih Kosmetik”

Admin RedMOL
0

BinjaiREDMOL.ID | BINJAI – Jika ukuran keberhasilan hanya sebatas membakar barak kosong, maka operasi Grebek Sarang Narkoba (GSN) Satresnarkoba Polres Binjai di Desa Perdamaian, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Senin (4/5/2026), memang terlihat “tegas”. Tapi jika ukurannya adalah menangkap pelaku dan memutus jaringan, operasi ini kembali gagal total.

Dipimpin Kasat Narkoba AKP Ismail Pane, penggerebekan dilakukan usai adanya laporan masyarakat terkait aktivitas narkoba. Namun skenario lama kembali terulang: lokasi sudah steril saat petugas tiba. Tidak ada pengguna, tidak ada pengedar, apalagi bandar.

“Diduga kedatangan petugas sudah terendus,” ujar AKP Ismail Pane.

Pernyataan itu bukan sekadar keterangan—ini sinyal bahaya. Kebocoran informasi bukan lagi dugaan liar, melainkan pola berulang yang terus terjadi. Setiap penggerebekan seolah menjadi formalitas: datang, temukan sisa aktivitas, lalu bakar bangunan.

Di lokasi, petugas hanya mengamankan 5 alat hisap sabu dan 29 mancis—barang bukti yang jelas menunjukkan aktivitas konsumsi narkotika jenis sabu berlangsung intens. Tapi lagi-lagi, tidak satu pun pelaku berhasil disentuh hukum.

Alih-alih membongkar jaringan, aparat justru menghancurkan barak yang bisa dibangun kembali dalam hitungan hari. Pertanyaannya: siapa yang sebenarnya diuntungkan dari siklus ini?

Kapolres Binjai AKBP Mirzal kembali mengimbau masyarakat untuk melapor melalui call center 110. Namun publik mulai jenuh dengan imbauan tanpa hasil konkret. Masyarakat butuh penindakan nyata, bukan sekadar respons seremonial.

BinjaiREDMOL.ID menilai, jika setiap operasi selalu bocor dan pelaku selalu lolos, maka ada dua kemungkinan:

  1. Intelijen lemah, atau
  2. Ada yang sengaja melemahkan dari dalam.

Keduanya sama berbahayanya.

Perang terhadap narkoba tidak bisa dimenangkan dengan membakar bangunan kosong. Tanpa keberanian menyentuh aktor utama—bandar, pemasok, dan jaringan di atasnya—maka yang terjadi hanyalah ilusi penegakan hukum.

Barak boleh hangus, tapi jika jaringan tetap utuh, maka yang terbakar hanya kayu dan bambu—bukan kejahatan itu sendiri.


Reporter: Zulkarnain Idrus

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)

#buttons=(Lanjutkan, Go it!) #days=(20)

Terima Kasi sudah berkunjung ke Mata Camera ID, Info Lewat WhatSapp Hubungi Sekarang
Ok, Go it!