Sidang Paripurna Batal, Pemkab Deli Serdang Absen — Komitmen Dipreteli, Publik Dipermalukan

Admin RedMOL
0

Deli Serdang | Binjai.REDMOL.ID – Bukan sekadar mangkir, absennya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dalam sidang paripurna DPRD menjadi tamparan keras bagi marwah pemerintahan. Agenda resmi yang semestinya menjadi ruang perjuangan kepentingan rakyat justru berujung batal—menyisakan tanda tanya besar: ada apa sebenarnya di tubuh eksekutif?

Ketua GEMAPDES, Arpan Batubara, secara terbuka tetap mengapresiasi sikap tegas Ketua Fraksi Golkar DPRD Deli Serdang, Zul Amri, yang dinilai tidak bergeming dalam memperjuangkan suara rakyat. Namun apresiasi itu kontras dengan kekecewaan mendalam terhadap sikap Pemkab yang dinilai abai dan tak menunjukkan itikad hadir.

“Ini bukan kelalaian biasa. Ini soal komitmen yang runtuh di depan publik,” tegas Arpan.

Absennya eksekutif dinilai bukan tanpa sebab. Dugaan kuat mengarah pada retaknya komunikasi internal pemerintahan—antara Bupati, Wakil Bupati, hingga jajaran OPD. Jika benar, maka yang dipertontonkan hari ini bukan hanya ketidakhadiran, melainkan potret buram kepemimpinan yang gagal menyatukan barisan.

Sekretaris GEMAPDES, Nanda Manurung, bahkan menyebut kejadian ini sebagai bentuk “lempar tanggung jawab” yang terang-terangan.

“DPRD bekerja, eksekutif justru menghilang. Ini bukan sekadar tidak kompak—ini memalukan. Sidang sepenting ini dibatalkan karena mereka tak hadir, ini penghinaan terhadap rakyat Deli Serdang,” ujarnya tajam.

Situasi ini mempertegas jurang antara janji politik dan realitas. GEMAPDES menilai, janji-janji yang dulu digembar-gemborkan kini seperti hilang arah—tanpa realisasi, tanpa keseriusan.

Lebih dari itu, publik dipaksa menyaksikan bagaimana agenda strategis daerah bisa runtuh hanya karena absennya pihak yang seharusnya bertanggung jawab. Ini bukan lagi soal prosedur, melainkan soal kredibilitas.

GEMAPDES mendesak Pemkab Deli Serdang segera buka suara, menjelaskan secara transparan alasan ketidakhadiran tersebut. Mereka juga menuntut perombakan serius dalam pola komunikasi internal dan pembuktian nyata atas komitmen pelayanan publik.

Jika tidak, maka wajar bila publik mulai mempertanyakan: apakah pemerintah masih bekerja untuk rakyat, atau justru sibuk dengan konflik di dalam dirinya sendiri?

Reporter: Mhd. Zulfahri Tanjung& Red
Editor: Zulkarnain Idrus

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)

#buttons=(Lanjutkan, Go it!) #days=(20)

Terima Kasi sudah berkunjung ke Mata Camera ID, Info Lewat WhatSapp Hubungi Sekarang
Ok, Go it!