Hadiri HLM TPID Sumut, Wali Kota Binjai Dorong Akselerasi Ketahanan Pangan Hadapi Tekanan Inflasi

Admin RedMOL
0

RedMOLBINJAI.ID | Medan – Wali Kota Binjai, Drs. H. Amir Hamzah, MAP, menghadiri High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumatera Utara yang digelar di Aula Raja Inal Siregar, Jumat (26/6). Pertemuan tingkat tinggi ini mengusung tema “Akselerasi Ketahanan Pangan untuk Mendukung Program Strategis Nasional”, sebagai langkah strategis menghadapi dinamika inflasi sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution dalam paparannya menyampaikan bahwa kondisi inflasi Sumatera Utara secara tahunan (year-on-year/y-on-y) tercatat 3,81 persen, sementara secara bulanan (month-to-month/m-to-m) justru mengalami deflasi sebesar 0,75 persen. Capaian tersebut menempatkan Sumut sebagai provinsi dengan deflasi terdalam kedua secara nasional, sebuah indikator positif namun tetap menyimpan potensi risiko.

Gubernur menegaskan, di balik angka deflasi tersebut masih terdapat tekanan inflasi signifikan yang harus diwaspadai, khususnya dari kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga dengan andil mencapai 1,23 persen. Sejumlah komoditas utama penyumbang inflasi antara lain tarif listrik, emas perhiasan, beras, ikan, serta ayam ras. Tekanan harga ini dipicu oleh tingginya biaya logistik dan distribusi yang belum sepenuhnya efisien.

Menjelang bulan Ramadhan, Bobby meminta seluruh kepala daerah di Sumatera Utara agar tidak lengah dan aktif melakukan pemantauan harga pangan di pasar-pasar tradisional maupun modern. Ia menekankan bahwa stabilitas pasokan menjadi kunci utama untuk mencegah lonjakan harga yang berpotensi menekan daya beli masyarakat.

Selain itu, BUMD diminta berperan aktif mengawal masa panen raya, memastikan hasil panen terserap dengan baik serta tidak dimainkan oleh spekulan. Pemerintah daerah juga diminta memastikan kebutuhan dasar petani, seperti ketersediaan pupuk bersubsidi, kelancaran sistem irigasi, serta dukungan distribusi hasil pertanian, berjalan tanpa hambatan.

Dalam forum HLM TPID tersebut, disepakati sejumlah langkah konkret, antara lain penguatan Gerakan Pangan Murah, penambahan pasokan daging melalui Bulog, kerja sama strategis dengan produsen ayam dan telur, serta penundaan penyesuaian tarif administrasi di tengah tekanan inflasi yang masih dirasakan masyarakat.

Kehadiran Wali Kota Binjai dalam pertemuan strategis ini menegaskan komitmen Pemerintah Kota Binjai untuk bersinergi dengan pemerintah provinsi dan pusat dalam pengendalian inflasi dan penguatan ketahanan pangan. Namun demikian, RedMOLBINJAI.ID menilai bahwa komitmen tersebut harus dibuktikan melalui langkah operasional nyata, bukan berhenti pada forum dan kesepakatan.

Pengawasan harga di lapangan, transparansi distribusi pangan, serta keberpihakan nyata kepada petani dan konsumen menjadi tolok ukur keberhasilan kebijakan TPID. Tanpa eksekusi yang tegas dan terukur, angka inflasi dan deflasi hanya akan menjadi statistik, sementara masyarakat tetap menanggung beban kenaikan harga.


Redaksi: RedMOLBINJAI.ID
Editor: Zulkarnain Idrus


Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)

#buttons=(Lanjutkan, Go it!) #days=(20)

Terima Kasi sudah berkunjung ke Mata Camera ID, Info Lewat WhatSapp Hubungi Sekarang
Ok, Go it!