Bocah 6 Tahun Tewas di Karanggede Boyolali, Kejahatan Terjadi Siang Hari—Patroli Keamanan Dipertanyakan

Admin RedMOL
0

BOYOLALI – RedMOLBINJAI.ID | Tragedi berdarah yang menewaskan seorang bocah berusia 6 tahun di Dukuh/Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, membuka kembali sorotan serius terhadap lemahnya patroli dan sistem keamanan lingkungan. Aksi pencurian dengan kekerasan itu terjadi di siang hari, Kamis (29/1/2026) sekitar pukul 15.45 WIB, saat aktivitas warga masih berlangsung normal.

Korban anak berinisial AQ (6) meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara sang ibu berinisial D (33) mengalami luka kritis akibat sabetan senjata tajam dan harus dilarikan ke rumah sakit. Peristiwa ini sontak memicu ketakutan sekaligus kemarahan warga.

Kapolsek Karanggede, AKP Widodo, membenarkan kejadian tersebut. Hingga Kamis malam, aparat kepolisian masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pengumpulan keterangan saksi.

“Benar, kami masih berada di lokasi untuk melakukan olah TKP,” ujar AKP Widodo.

Namun, fakta bahwa kejahatan sekejam ini terjadi di permukiman warga pada siang bolong memunculkan pertanyaan tajam di tengah masyarakat: sejauh mana kehadiran patroli dan respons cepat aparat keamanan di wilayah tersebut?

Pelaksana Tugas Camat Karanggede, Ruswanto, mengonfirmasi lokasi kejadian di RT 005 RW 004 Desa Pengkol dan membenarkan adanya korban jiwa.

“Korban meninggal dunia seorang anak usia enam tahun, sementara ibunya mengalami luka akibat kejadian tersebut,” katanya.

Kepala Desa Pengkol, Suripno, menyebut warga baru mengetahui peristiwa itu setelah situasi sudah gawat.

“Korban anak kedua meninggal dunia, ibunya luka kritis karena dibacok dan langsung dibawa ke rumah sakit,” ungkapnya.

Sejumlah warga menilai tragedi ini seharusnya bisa dicegah jika pengawasan keamanan lingkungan berjalan optimal. Minimnya patroli rutin, lemahnya deteksi dini, serta lambannya respons keamanan disebut menjadi celah yang kerap dimanfaatkan pelaku kejahatan.

Hingga berita ini diturunkan, pelaku masih belum tertangkap, sementara aparat kepolisian masih mendalami motif dan identitas pelaku. Publik mendesak evaluasi menyeluruh terhadap sistem patroli wilayah, khususnya di kawasan permukiman desa yang rawan namun kerap luput dari pengawasan.

Kematian seorang anak bukan sekadar duka keluarga.
Ini peringatan keras bahwa rasa aman warga sedang dipertaruhkan.


Reporter: Armila GWI
Editor: Zulkarnain Idrus

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)

#buttons=(Lanjutkan, Go it!) #days=(20)

Terima Kasi sudah berkunjung ke Mata Camera ID, Info Lewat WhatSapp Hubungi Sekarang
Ok, Go it!