PERDAGANGAN — Binjai.REDMOL.ID | Bukan sekadar mengajar di ruang kelas. Lima dosen AMIK Polibisnis Perdagangan berhasil menembus Pendanaan Hibah Penelitian Dosen Pemula (PDP) Tahun 2026, program pendanaan riset yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan (Ditjen Risbang), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Capaian ini menjadi sinyal kuat bahwa geliat akademik di AMIK Polibisnis Perdagangan mulai bergerak lebih jauh: dari aktivitas pembelajaran menuju riset, inovasi, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Lima dosen yang ditetapkan dalam program tersebut adalah:
- Basyit Mubarroq Rambe, M.Kom
- Lia Umbari Putri, M.Kom
- Joko Eriyanto, M.Kom
- Masri Wahyuni, M.Kom — anggota
- Laina Tusiffah, M.M — anggota
Lolosnya kelima dosen tersebut menjadi pencapaian tersendiri bagi institusi. Sebab, program pendanaan riset nasional tidak hanya berbicara mengenai kegiatan akademik, tetapi juga menuntut kesiapan dosen dalam merancang dan mengembangkan penelitian yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.
Dari Ruang Kelas Menuju Panggung Riset Nasional
Direktur AMIK Polibisnis Perdagangan, Muhazzir Siagian, S.M., M.M., menyambut capaian tersebut dengan apresiasi tinggi.
Pernyataan itu disampaikannya pada Jumat (2/10/2026) di Perdagangan, Kabupaten Simalungun.
Menurut Muhazzir, keberhasilan para dosen memperoleh pendanaan tersebut menjadi bukti berkembangnya kapasitas tenaga pendidik AMIK Polibisnis Perdagangan dalam berkompetisi pada program riset tingkat nasional.
“Kami sangat bangga dan mengapresiasi kerja keras para dosen muda yang telah berhasil mengamankan Pendanaan Riset dan Pengembangan 2026 dari Ditjen Risbang. Pencapaian ini tidak hanya membawa nama baik institusi, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak nyata (Diktisaintek Berdampak) bagi masyarakat dan perkembangan ilmu pengetahuan,” ujar Muhazzir.
Bukan Sekadar Lolos, Dampaknya yang Ditunggu
Manajemen kampus berharap keberhasilan memperoleh hibah tersebut tidak berhenti pada seremoni pencapaian.
Tantangan berikutnya justru berada pada bagaimana penelitian yang didanai dapat dilaksanakan secara serius, menghasilkan keluaran akademik yang berkualitas, serta memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
Dengan demikian, keberhasilan mendapatkan hibah menjadi pintu masuk bagi penguatan budaya penelitian di lingkungan AMIK Polibisnis Perdagangan.
Manajemen kampus pun mendorong dosen-dosen lainnya agar tidak berhenti berinovasi dan terus meningkatkan kualitas penelitian sehingga mampu bersaing dalam berbagai skema pendanaan nasional.
Riset Diperkuat, Lulusan Dipersiapkan
Penguatan penelitian juga diarahkan untuk menopang mutu pendidikan dan kompetensi mahasiswa.
Semangat tersebut sejalan dengan orientasi AMIK Polibisnis Perdagangan dalam mendukung konsep “Lulus Langsung Kerja”, yakni membekali mahasiswa dengan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Lima dosen yang berhasil memperoleh pendanaan PDP 2026 kini memiliki tanggung jawab akademik sekaligus kesempatan untuk membuktikan bahwa penelitian perguruan tinggi dapat berjalan beriringan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.
Lima nama telah lolos pendanaan. Berikutnya, publik menunggu hasil risetnya.
Sebab, ukuran keberhasilan sebuah penelitian bukan hanya ketika proposal dinyatakan lolos, tetapi ketika ilmu pengetahuan yang dihasilkan benar-benar memberikan manfaat.
Reporter: Mhd. Zulfahri Tanjung & Red
Editor: Zulkarnain Idrus

