Truk Sawit Diduga Hilang Kendali di Tuanku Imam Bonjol, Tiang WiFi dan Listrik Ditabrak — Polisi Dinilai Lamban Bertindak

Admin RedMOL
0

Binjai.REDMOL.ID | BINJAI — Sebuah truk pengangkut buah kelapa sawit menghantam tiang jaringan WiFi dan tiang listrik di Jalan Tuanku Imam Bonjol, Kota Binjai, Rabu (23/9/2026) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.  

Benturan keras membuat bagian depan truk ringsek, sementara fasilitas publik di sisi jalan rusak parah. Peristiwa ini menimbulkan keresahan warga karena jaringan listrik dan telekomunikasi di sekitar lokasi terganggu.  

Dugaan Sopir Mengantuk, Polisi Belum Tegas
Informasi awal menyebutkan sopir diduga mengantuk hingga kehilangan kendali. Namun hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi yang jelas. Dugaan sementara itu tidak bisa dijadikan kesimpulan final tanpa penyelidikan mendalam.  

Ketiadaan pernyataan resmi dari aparat justru menimbulkan tanda tanya besar. Mengapa polisi lamban melakukan pemeriksaan sopir, kendaraan, dan dampak kerusakan fasilitas umum? Padahal insiden ini menyangkut keselamatan publik dan stabilitas jaringan vital.  

Tidak Ada Korban Jiwa, Tapi Publik Dirugikan
Meski tidak ada korban jiwa, kerugian akibat rusaknya tiang listrik dan WiFi jelas berdampak pada masyarakat. Warga sekitar mengeluhkan gangguan jaringan internet dan listrik yang terjadi setelah tabrakan.  
Kondisi ini memperlihatkan lemahnya pengawasan terhadap kendaraan berat yang melintas pada dini hari. Polisi seharusnya tidak hanya menunggu laporan, tetapi aktif memastikan pengemudi truk dalam kondisi layak jalan.

Tuntutan Transparansi
Peristiwa ini menambah daftar panjang kecelakaan truk di Binjai yang kerap berakhir tanpa kejelasan. Publik menuntut agar kepolisian segera:  
- Memeriksa sopir truk secara menyeluruh, termasuk tes kesehatan dan kelayakan berkendara.  
- Mengusut kerusakan fasilitas umum dan memastikan pihak perusahaan bertanggung jawab atas biaya perbaikan.  
- Memberikan laporan resmi kepada masyarakat agar tidak menimbulkan spekulasi liar.  

Tanpa langkah tegas, aparat kepolisian akan dinilai abai terhadap keselamatan publik dan hanya menutup kasus dengan alasan klasik “sopir mengantuk.”  

Reporter: Zulkarnain Idrus

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)

#buttons=(Lanjutkan, Go it!) #days=(20)

Terima Kasi sudah berkunjung ke Mata Camera ID, Info Lewat WhatSapp Hubungi Sekarang
Ok, Go it!