BUKAN SEKADAR KAWAL PRABOWO! GARDA MUDA PRABOWO TEGASKAN: MENGAWAL PRESIDEN SAMA DENGAN MENJAGA UUD 1945

Admin RedMOL
0

Binjai.RedMOL.ID | JAKARTA – Dukungan terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto ditegaskan bukan sekadar urusan loyalitas politik. Ketua Umum Garda Muda Prabowo atau Garuda 08, Syamsul Rizal, menyatakan organisasinya memilih posisi yang lebih tegas: mengawal pemerintahan sekaligus memastikan kekuasaan tetap berjalan dalam koridor UUD 1945, demokrasi, hukum, dan kepentingan rakyat.

Syamsul Rizal bahkan melontarkan penegasan yang menjadi garis politik organisasinya.

“Mengawal Presiden Prabowo sama halnya dengan mengawal UUD 1945.”

Menurutnya, Presiden merupakan pemegang mandat konstitusional sekaligus penerima kepercayaan rakyat melalui mekanisme demokrasi. Karena itu, dukungan kepada Presiden tidak boleh dimaknai sebagai pembenaran tanpa batas terhadap setiap kebijakan pemerintah.

“Yang kami kawal bukan sekadar sosok atau figur, tetapi bagaimana pemerintahan berjalan sesuai dengan konstitusi, kepentingan rakyat, dan cita-cita bangsa,” ujar Syamsul Rizal.

DUKUNG PEMERINTAH, BUKAN BERARTI MATIKAN KRITIK

Syamsul Rizal menegaskan, Garda Muda Prabowo atau Garuda 08 tidak ingin terjebak dalam pola dukungan politik yang hanya berujung pada pembenaran terhadap seluruh kebijakan pemerintah.

Menurutnya, pemerintahan yang kuat justru membutuhkan masyarakat yang aktif memberikan masukan, melakukan pengawasan sosial, dan menyampaikan kritik ketika terdapat kebijakan yang dinilai perlu diperbaiki.

“Bagi kami, mendukung pemerintah bukan berarti menutup mata terhadap persoalan yang ada. Kalau ada kebijakan yang perlu diperbaiki, tentu harus disampaikan secara baik, objektif, dan berdasarkan kepentingan masyarakat. Kritik yang konstruktif justru merupakan bagian dari demokrasi,” tegasnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa dukungan terhadap pemerintahan Prabowo, menurut Garda Muda Prabowo, harus memiliki batas yang jelas: konstitusi dan kepentingan rakyat.

KAWAL KEKUASAAN, JANGAN BIARKAN KONSTITUSI TERPINGGIRKAN

Syamsul Rizal menyebut UUD 1945 bukan sekadar simbol kenegaraan atau dokumen yang hanya dibacakan dalam seremoni. Konstitusi, katanya, harus menjadi rujukan utama dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Presiden adalah simbol mandat rakyat. Ketika kita menjaga pemerintahan agar tetap berjalan sesuai konstitusi, pada saat yang sama kita sedang menjaga amanat rakyat. Inilah yang kami maksud dengan mengawal Presiden Prabowo,” ujarnya.

Ia menilai pembangunan nasional tidak mungkin hanya dibebankan kepada pemerintah. Masyarakat, organisasi kepemudaan, kelompok sosial, dunia usaha, akademisi, dan berbagai elemen bangsa harus mengambil bagian.

Dalam konteks tersebut, Garda Muda Prabowo atau Garuda 08 mendorong generasi muda agar tidak hanya menjadi penonton dalam perjalanan politik dan pembangunan Indonesia.

GENERASI MUDA JANGAN CUMA JADI PENONTON

Syamsul Rizal menegaskan generasi muda harus memahami konstitusi, sejarah bangsa, persoalan sosial, sekaligus berani memberikan solusi.

“Anak muda harus hadir. Jangan hanya berbicara tentang politik ketika ada momentum tertentu. Generasi muda harus memahami konstitusi, memahami sejarah bangsa, memahami persoalan masyarakat, dan ikut memberikan solusi,” katanya.

Menurutnya, keterlibatan tersebut dapat diwujudkan melalui pendidikan kebangsaan, kegiatan sosial, pemberdayaan masyarakat, hingga partisipasi aktif dalam kehidupan demokrasi.

BEDA PILIHAN POLITIK, JANGAN PECAH SEBAGAI BANGSA

Syamsul Rizal juga mengingatkan bahwa kontestasi politik harus berakhir setelah proses demokrasi selesai. Perbedaan pilihan politik, katanya, jangan sampai berubah menjadi konflik sosial yang berkepanjangan.

“Pemilu boleh berbeda pilihan. Pandangan politik boleh berbeda. Tetapi Merah Putih kita sama, Indonesia kita sama, dan UUD 1945 kita sama. Karena itu jangan sampai perbedaan politik membuat kita kehilangan persaudaraan sebagai sesama anak bangsa,” tuturnya.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat mampu menjaga stabilitas nasional agar pemerintah dapat berkonsentrasi menjalankan pembangunan dan menyelesaikan berbagai persoalan rakyat.

DUKUNGAN HARUS BERUJUNG KERJA NYATA

Garda Muda Prabowo atau Garuda 08, lanjut Syamsul Rizal, tidak ingin dukungan kepada Presiden berhenti pada slogan dan deklarasi politik.

Dukungan tersebut, menurutnya, harus diterjemahkan melalui kegiatan sosial, pemberdayaan masyarakat, penguatan sumber daya manusia, serta partisipasi dalam mengawal program-program pemerintah yang menyentuh kepentingan rakyat.

“Kami ingin dukungan itu memiliki arti. Bukan hanya dukungan dalam bentuk slogan, tetapi dukungan yang diwujudkan melalui kerja nyata, kegiatan sosial, pemberdayaan masyarakat, dan ikut menjaga persatuan bangsa,” jelasnya.

Ia juga menempatkan organisasi masyarakat dan kelompok relawan sebagai salah satu jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

Aspirasi publik, katanya, harus disampaikan secara tertib, objektif, dan konstruktif sehingga dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam mengambil kebijakan.

GARIS TEGAS GARUDA 08: KAWAL PRESIDEN, KAWAL KONSTITUSI

Syamsul Rizal kembali menegaskan bahwa komitmen Garda Muda Prabowo atau Garuda 08 tidak dapat dipisahkan dari semangat menjaga konstitusi.

“Mengawal Presiden Prabowo sama halnya dengan mengawal UUD 1945. Artinya, kami ingin memastikan bahwa dukungan yang kami berikan tetap berada dalam bingkai konstitusi. Kami mendukung kepemimpinan nasional, tetapi pada saat yang sama kami juga menjunjung tinggi hukum, demokrasi, persatuan, dan kepentingan rakyat,” tegasnya.

Menurutnya, Indonesia membutuhkan generasi yang tidak mudah terprovokasi, tidak mudah dipecah belah, dan mampu menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

“Indonesia terlalu besar untuk terus dipertentangkan. Kita membutuhkan persatuan. Kita membutuhkan kerja sama. Kita membutuhkan generasi muda yang berani mengambil tanggung jawab. Mari kita kawal pemerintahan, kawal demokrasi, kawal konstitusi, dan yang paling penting, kawal kepentingan rakyat Indonesia,” pungkas Syamsul Rizal.

Garda Muda Prabowo atau Garuda 08, lanjutnya, menyatakan akan terus mengambil bagian dalam menjaga persatuan bangsa dan mendukung pembangunan nasional dengan berpegang pada Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Redaksi: Binjai.RedMOL.ID
Editor: Zulkarnain Idrus

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)

#buttons=(Lanjutkan, Go it!) #days=(20)

Terima Kasi sudah berkunjung ke Mata Camera ID, Info Lewat WhatSapp Hubungi Sekarang
Ok, Go it!