
RedMOLBINJAI.ID | BINJAI — Pasca resmi dilantik sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Binjai, Ikhsan Siregar, S.H., M.H., langsung “tancap gas” membangun relasi dengan insan pers. Melalui agenda coffee morning di Halaman Kantor Dinas Kominfo Kota Binjai, Rabu (15/01), Ikhsan secara terbuka mengajak media menjadi mitra strategis, bukan sekadar corong seremonial pemerintah.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran elite Pemko Binjai, mulai dari Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Putri Syawal Sembiring, S.E., Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Joko Waskitono, S.Pd., M.M., Asisten Bidang Administrasi Umum Drs. Eka Edi Saputra, M.M., hingga seluruh pejabat Dinas Kominfo serta wartawan dari berbagai media.

Dalam sambutannya, Ikhsan Siregar menegaskan bahwa Kominfo tidak boleh alergi kritik dan harus membuka ruang komunikasi yang sehat dengan media. Ia menyadari, tanpa dukungan pers, program pemerintah berpotensi gagal dipahami publik dan rawan disinformasi.
“Kominfo tidak bisa bekerja sendiri. Peran media sangat menentukan agar kebijakan pemerintah tidak hanya berjalan, tetapi juga dipahami masyarakat secara utuh dan transparan,” tegas Ikhsan.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa di bawah kepemimpinannya, Kominfo Binjai dituntut lebih terbuka, responsif, dan profesional dalam menyajikan informasi publik.

Mewakili Wali Kota Binjai, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdako Binjai, Joko Waskitono, menekankan pentingnya membangun komunikasi dua arah yang jujur dan berimbang antara pemerintah dan media, bukan hubungan yang timpang apalagi transaksional.
“Media adalah mitra kritis. Dengan komunikasi yang sehat dan saling menghargai, sinergi ini akan berdampak langsung pada kemajuan Kota Binjai,” ujar Joko.

Ia juga menegaskan komitmen Pemko Binjai dalam mendorong digitalisasi pelayanan publik, keterbukaan pengelolaan anggaran, serta percepatan program prioritas pembangunan agar benar-benar dirasakan masyarakat, bukan sekadar slogan di atas kertas.
“Kami butuh media untuk mengawal dan mengkritisi, agar pembangunan tidak melenceng dari kepentingan rakyat,” tambahnya.
Acara coffee morning ini ditutup dengan sesi diskusi terbuka yang berlangsung dinamis, di mana sejumlah wartawan menyampaikan pandangan dan harapan agar Kominfo ke depan lebih sigap, informatif, dan tidak tertutup terhadap kritik. Kegiatan kemudian diakhiri dengan foto bersama.
Redaksi: RedMOLBINJAI.ID
Editor: Zulkarnain Idrus
