Binjai.REDMOL.ID | BINJAI – Dukungan terhadap program Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan pangan nasional tidak cukup hanya dengan pernyataan dan slogan. Harus ada tindakan nyata!
Hal itu ditunjukkan kader PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Binjai Timur. Dipimpin Sutiyanto alias Jetut bersama sejumlah anggota, mereka turun langsung ke area persawahan untuk melakukan penanaman padi sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.
Kegiatan tersebut berlangsung di bawah koordinasi kader MPC Pemuda Pancasila Kota Binjai yang dipimpin Ramayanta Pandia. Para kader tampak bahu-membahu menanam bibit padi, memperlihatkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sektor pertanian.

Langkah ini menjadi pesan bahwa Pemuda Pancasila tidak boleh hanya dikenal melalui atribut, seragam, dan aktivitas organisasi. Kader juga harus mampu hadir di tengah masyarakat melalui kerja konkret yang memberikan manfaat.
Di tengah pentingnya menjaga ketersediaan pangan, keterlibatan organisasi kemasyarakatan dalam kegiatan pertanian menjadi salah satu bentuk partisipasi masyarakat yang patut dikembangkan.
Sutiyanto alias Jetut bersama jajaran PAC Pemuda Pancasila Binjai Timur memperlihatkan bahwa dukungan terhadap pemerintah dapat diterjemahkan melalui kegiatan produktif, bukan sebatas ucapan dukungan.
Sementara itu, koordinasi MPC Pemuda Pancasila Kota Binjai di bawah kepemimpinan Ramayanta Pandia menjadi bagian dari upaya mendorong kader agar lebih aktif mengambil peran dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

PESAN TEGAS: PEMUDA PANCASILA HARUS HADIR DENGAN KARYA, BUKAN HANYA KATA-KATA!
Dukungan terhadap program Presiden Prabowo Subianto harus memiliki wujud dan manfaat. Penanaman padi ini menjadi salah satu bentuk kontribusi kader Pemuda Pancasila Binjai Timur dalam mendukung ketahanan pangan serta mendorong semangat kemandirian pangan nasional.
Sebab, ketahanan pangan bukan hanya urusan pemerintah atau petani semata, melainkan membutuhkan keterlibatan dan kepedulian seluruh elemen bangsa.
Reporter: Romi Candra & Red

